Wierd thing calls gerd
Tau kan ya kalo blog terbit malam ini artinya aku lagi menggabut ria. Sebenernya tadi aku mau nulis kesan pertama di tahun 2026. Karna, hey!! anda sibuk sekali rim sampai-sampai mampir ke blog pun tidak. Padahal banyak banget yang bisa dituliskan di 2025 kemarin. Oke karna ini tulisan pertama di 2026, mari kita mulai dengan nostalgia hal random yang kualami di masalalu. Memang semua hal yang kutulis di blog ini rata-rata datangnya dari kejadian di masalalu.
Hal Random yang terlintas saat ini di pikiranku adalah tentang gerd, random kan? Haha.. sekalian deh, biar ada manfaatnya mungkin aku tulis sedikit edukasi dari dokter diakhir, karna jujur aku mencatat semua kejadian itu di notes hp hingga hari ini. Aku mau ngajakin kalian menelusuri masalaluku eaa. So, mari kita tengok 2 tahun kebelakang saat pertama kalinya aku divonis kena gejala gerd. Masyaallah Tabarakallah ya.. sebagai anak yang bisa dibilang belum punya sama sekali riwayat maag sejak sd hingga kuliah, hal itu termasuk baru bgt. Aku kenak gerd di usia kepala dua. Sebenernya gerd datang g memandang usia, kayak ajal gitu kali y. Syok lah karna perasaan ini belum pernah ada sebelumnya, ea perasaan baru yg kurasakan as human. Aku hampir mengacaukan semua penduduk rumah, meronta-ronta, kayak cacing kepanasan. Karna jujur perutku tuh kayak ditusuk tusuk, selain itu dadaku panas smpe kerongkongan. Parahnya lagi mulut aku kaku sampe jadi sulit ngomong. Aku berfikir seketika, Ya Allah belum siap, ya Allah jangan dulu masih banyak dosa, belum minta maaf, blom bikin surat wasiat dll. Karna se-takut itu woy.. tapi baiknya aku jadi banyak berdzikir, berdoa dll.
Tau ga penyebabnya apa? Yg jelas banyak faktor dan ga bisa jadi patokan karna apa utamanya.
Mari kita simak, kalian ada di jajaran ini ga?
Makan pedes, gorengan, sesuatu yg berlemak santen, berkarbohidrat, minum kopi? Yes kurangi ya dek ya.
Tp oke si klo pola hidup dibawah ini masih aman. Apa aja tu?
Tidak rebahan sehabis makan, tidak makan terlalu banyak, tidak berbicara ketika makan, tidak makan larut malam, tidak begadang, makan teratur, sering olahraga, tidak nyemil sambil rebahan Dll
Nah lo makanan dan pola hidup harus berjalan beriringan. I think everyone potentially have a gerd.
Begitu kiranya dokter said, tapi memang dokter pun menyarankan untuk tidak stress dan banyak pikiran. Mungkin awal mula pola hidup dan makanku tidak baik adalah penyebab yang ini. Haha..
Intinya guys, rohani dan jasmani itu harus seimbang. Makan yang halal dan baik dan selalu memberi asupan baik untuk rohani. Caranya??kita harus banyak banyak meditasi pikiran, agar jernih, bersih, dingin dan bahagia. Banyak bergaul dengan manusia positif, kurangi bercanda berlebihan dan selalu mau menerima kekurangan diri sendiri, karna dengan itu kita ga akan membenci diri sendiri karna ga bisa ini ga bisa itu. Ga membandingkan dan menyamakan dengan yang lain.
Dengan punya tingkat energi positif lebih banyak, maka pola hidup dan makan pun akan teratur. Happy dan enjoy life.
Sekian ~

Comments
Post a Comment
Dimulakan dengan Bismillah disudahi dengan Hamdallah